Thursday, 3 November 2016

Mazmur 119 dan Hukum Taurat

Mazmur 119 dan Hukum Taurat>

Mengapa Mazmur 119 menjadi pasal yang terpanjang di dalam Alkitab? Mengapa bisa demikian? Hal ini berarti pasal ini merupakan pasal yang sangat penting bahkan mungkin paling penting bagi kita sehingga posisi Mazmur 119 sengaja Tuhan tempatkan sebagai pasal terpanjang di dalam Alkitab untuk menunjukkan kepada kita bahwa isi di dalam Mazmur 119 sangat penting sekali.

Mazmur 119 berisi tentang pengagungan terhadap Hukum Taurat di mana dikatakan berbahagialah mereka yang dengan setia memegang Taurat Tuhan dan hidup menurut apa yang diperintahkan oleh Hukum Taurat.

(Mazmur 119:1[LAI TB] Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat TUHAN.)

Namun celakanya, hampir semua orang-orang Kristen (95%), mengajarkan bahwa Hukum Taurat sudah batal. Mereka melanggar Hukum Taurat seperti membuat patung dan sujud kepada patung (Katolik), makan makanan yang diharamkan oleh Tuhan di dalam Imamat 11 dan Ulangan 14 seperti babi, udang, kerang, lele, anjing, cumi-cumi, dll (hampir semua orang Kristen memakannya), melanggar hari sabat (masih bekerja pada hari sabat) dan berbagai macam pelanggaran-pelanggaran lainnya.

Padahal kapan Tuhan Yesus pernah berkata bahwa Dia meniadakan Hukum Taurat?

(Matius 5:17 [LAI TB] "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.
5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.)


Saya tantang sodara yang saat ini tidak setuju dengan tulisan ini untuk mencari dimana ayatnya Tuhan Yesus pernah mengatakan bahwa Dia meniadakan Hukum Taurat. Pasti tidak akan sodara temukan.

Lantas darimana teologi pembatalan Hukum Taurat ini? Entah darimana asalnya, tetapi, inilah kesesatan yang sedang merebak di kalangan kekeristenan

Tuhan memang sudah mengatakan dari jauh-jauh hari bahwa para imam-imam-Nya memang akan memperkosa Hukum Taurat-Nya

(Yehezkiel 22:26 [LAI TB] Imam-imamnya memperkosa hukum Taurat-Ku dan menajiskan hal-hal yang kudus bagi-Ku, mereka tidak membedakan antara yang kudus dengan yang tidak kudus, tidak mengajarkan perbedaan yang najis dengan yang tahir, mereka menutup mata terhadap hari-hari Sabat-Ku. Demikianlah Aku dinajiskan di tengah-tengah mereka.)

Sudah sangat jelas sekali, Tuhan sudah tahu bahwa para pengajar firman-Nya lah yang akan memperkosa Hukum Taurat. Persis dengan kelakuan para pengajar-pengajar Kristen sekarang yang hobinya melanggar Hukum Taurat, makan-makanan haram dan juga melanggar hari sabat dan menyembah patung.

Kembalilah ke ajaran Tuhan yang benar. Tuhan mengatakan bahwa Dia sama sekali tidak meniadakan Hukum Taurat. Jangan sodara dibodoh-bodohi oleh pengajaran manusia yang mengajarkan Hukum Taurat sudah batal. Kita harus lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia

(Kisah Para Rasul 5:29 [LAI TB] Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: "Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia.)

Jadi silahkan ambil keputusan sendiri, mau ikut Tuhan atau justru tradisi-tradisi dan pengajaran-pengajaran manusia?

Namun percayalah, mereka yang taat pada perintah-perintah Tuhan, akan Tuhan adakan perbedaan dengan mereka yang suka melanggar Taurat Tuhan.

(Maleakhi 3:13 [LAI TB] Bicaramu kurang ajar tentang Aku, firman TUHAN. Tetapi kamu berkata: "Apakah kami bicarakan di antara kami tentang Engkau?"
3:14 Kamu berkata: "Adalah sia-sia beribadah kepada Allah. Apakah untungnya kita memelihara apa yang harus dilakukan terhadap-Nya dan berjalan dengan pakaian berkabung di hadapan TUHAN semesta alam?
3:15 Oleh sebab itu kita ini menyebut berbahagia orang-orang yang gegabah: bukan saja mujur orang-orang yang berbuat fasik itu, tetapi dengan mencobai Allahpun, mereka luput juga." 3:16 Beginilah berbicara satu sama lain orang-orang yang takut akan TUHAN: "TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya."
3:17 Mereka akan menjadi milik kesayangan-Ku sendiri, firman TUHAN semesta alam, pada hari yang Kusiapkan. Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya yang melayani dia.
3:18 Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya.)


Tidak percaya? Buktikan sendiri, Tuhan akan mengadakan perbedaan mana orang Kristen yang suka melanggar Taurat-Nya dengan mana orang Kristen yang taat pada Taurat-Nya, perbedaan antara kedua golongan ini akan sangat jelas sekali.

Putuskan sendiri pilihanmu

No comments:

Post a Comment

Post Terkait

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...